Inilah Plus-Minus Persalinan Sesar, Calon Ibu Wajib Tahu!

Memilih Proses Persalinan yang Tepat

Setiap calon ibu dihadapkan pada dua pilihan untuk proses melahirkan, yaitu dengan normal atau dengan prosedur operasi atau sesar. Kedua cara ini merupakan prosedur yang aman bagi ibu hamil untuk melahirkan bayinya ke dunia. Namun tidak jarang pula yang bingung memilih melahirkan secara sesar atau normal.

Kedua cara melahirkan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun kali ini kita akan membahas mengenai metode melahirkan secara sesar. Apa saja kelebihan dan kekurangan prosesi melahirkan dengan cara sesar? Hal ini bisa menjadi pertimbangan bagi Anda dan pasangan untuk memilih metode melahirkan yang tepat. 

Kunggulan Dalam Operasi Sesar

Lebih Nyaman

Jika seorang perempuan yang mengandung memutuskan untuk melahirkan secara sesar, kelahiran dapat dijadwalkan di awal. Sehingga dapat membuat kelahiran lebih mudah diperkirakan serta efisien daripada kelahiran norman yang persalinannya cenderung dadakan atau tiba-tiba. Dengan demikian, calon ibu mungkin untuk memiliki perencanaan yang lebih banyak serta nyaman.

Melahirkan dengan cara operasi juga mengurangi  lamanya durasi proses melahirkan. Jika biasanya calon ibu yang melahirkan dengan cara normal menjalani prosesi melahirkan berjam-jam lain halnya dengan calon ibu yang melahirkan secara sesar. Hal ini dikarenakan melahirkan secara sesar tidak ada proses mengejan, risiko meregangnya otot-otot dasar di panggul dan vagina jadi berkurang. Prosedur pada proses persalinan sesar biasanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam.

Alternatif yang Dibutuhkan

Untuk bayi yang berukuran besar, atau misalnya kasus bayi kembar, proses sesar bisa menjadi alternatif yang lebih baik dan aman untuk melahirkan supaya terhindar dari risiko komplikasi selama persalinan normal.

Selain itu, sesar bisa mengurangi risiko penularan infeksi pada bayi. Jadi ibu yang mengidap suatu penyakit, misalnya AIDS atau infeksi saluran reproduksi, disarankan melahirkan melalui operasi sesar.

Mengurangi Risiko yang Berkaitan Dengan Persalinan Normal

Persalinan dengan cara sesar dapat menurunkan sejumlah risiko bagi bayi Anda. Seperti misalnya kekurangan oksigen saat melahirkan dan mengurangi risiko trauma yang terjadi saat bayi melewati jalan lahir. Selain itu, sesar mengurangi kemungkinan tidak bisa menahan buang air kecil bagi ibu.

Kelemahan atau Risiko Operasi  Sesar

Pemulihan Lebih Lama

Bagi ibu yang melahirkan melalui operasi sesar memiliki waktu pemulihan yang relatif lebih lama dan harus menetap di rumah sakit lebih lama juga. Umumnya sekitar dua sampai empat hari, sementara ibu yang melahirkan secara normal memiliki tingkat pemulihan yang lebih cepat.

Pada operasi sesar juga ada peningkatan risiko rasa sakit secara fisik yang lebih lama setelah masa persalinan. Rasa sakit yang dirasakan misalnya saat disayat dan rasa sakit yang berlangsung lama akibat adanya bekas luka sayatan sehabis operasi. Karena meningkatnya rasa sakit lebih banyak waktu yang diperlukan untuk sembuh.

Risiko Komplikasi Bedah Lebih Tinggi

Karena operasi sesar merupakan prosedur bedah, ada juga risiko yang harus dirasakan bersamaan selama menjalani prosedur tersebut. Termasuk risiko kehilangan darah dan infeksi, serta luka di usus maupun kandung kemih atau pembentukan gumpalan  darah yang bisa saja terjadi. Ibu dan bayi juga memiliki kesempatan untuk meninggal dalam proses persalinan karena adanya komplikasi. Pada umumnya ada risiko kerusakan pada ibu dan bayi yang lebih tinggi.

Kemungkinan Kembali Melakukan Operasi Sesar

Perempuan yang pernah melahirkan secara sesar, memiliki kemungkinan membutuhkan persalinan sesar lagi di persalinan selanjutnya. Hal ini juga menempatkan ibu pada risiko yang lebih besar terhadap komplikasi di kehamilan setelahnya.

Parahnya, jaringan parut internal sehabis sesar juga bisa berpotensi menyebabkan masalah pada saat operasi sesar berikutnya.

Itulah penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan dalam melakukan persalinan secara sesar. Semoga tulisan ini dapat menambah pengetahuan pembaca khususnya bagi ibu hamil yang tinggal menghitung waktu untuk menjalankan proses persalinan. Keputusan proses melahirkan ada di tangan Anda dan pasangan, ambilah keputusan terbaik dengan selalu melakukan konsultasi dengan dokter kandungan Anda. 






4 Cara Diet Yang Sehat

Kunci utama dalam melakukan diet yang sehat, aman, dan nyaman agar Anda berhasil dalam menurunkan berat badan adalah dengan mengadopsi gaya hidup yang sehat yang cocok dengan kebutuhan sehari-hari Anda.
(Source: unsplash.com)

Di dunia maya terdapat banyak sekali informasi yang bertebaran mengenai cara untuk mengurangi berat badan yang juga dapat membentuk tubuh. Apabila Anda mencari cara yang tepat dan diet yang sehat untuk menurunkan berat badan dan mencegahnya untuk tidak kembali, Anda akan menemukan banyak sekali cara yang nantinya akan membuat Anda merasa bingung dan terbebani. Dengan begitu, Anda pasti akan merasa bahwa melakukan diet hanya akan membuang waktu Anda sehingga Anda jadi mengurungkan waktu untuk melakukannya. Biasanya, cara diet yang sehat yang menurut Anda rumit memiliki tahap untuk mengolah bahan makanan mentah yang terlalu berlebihan, menu makanan dengan susu protein dan makanan kemasan, dan beberapa bahan makanan yang sangat susah untuk dicari di pasar dekat rumah Anda.

Permasalahan dari beberapa cara diet tersebut adalah, meskipun diet tersebut sangatlah ketat dan juga pengurangan menu makanan dapat membuahkan hasil dalam menurunkan berat badan, tetapi berat badan yang turun hanya akan terjadi dalam jangka pendek. Selain itu, banyak masyarakat yang mencoba berbagai macam jenis diet tersebut merasa kesulitan untuk menjaga dan mempertahankan cara diet seperti itu. Akhirnya, banyak dari mereka yang kembali ke cara makan sebelum mereka menjalankan diet. Hal tersebut nantinya yang akan menyebabkan kembalinya berat badan yang tadinya sudah terbuang. Bahkan dalam beberapa kasus, berat badan akan kembali dua kali lipat jika dibandingkan dengan berat badan awal sebelum mereka melakukan program diet tersebut. Maka dari itu, istilah penurunan berat badan dalam jangka pendek sangatlah tepat untuk mendeskripsikan beberapa program diet instan yang terdapat di dunia maya.

Anda sudah pasti akan tergiur dengan klaim yang mengatakan bahwa penurunan 4.5 kg dalam seminggu. Hal tersebut memang dapat dilakukan dengan diet instan tersebut. Akan tetapi, sudah dapat dipastikan bahwa diet instan yang dapat menurunkan 4.5 kg dalam seminggu tersebut biasanya dilakukan dengan cara yang tidak sehat. Hal tersebut menyebabkan berat badan yang Anda berhasil hilangkan merupakan berat badan tidak sehat yang nantinya akan susah untuk dijaga agar badan tidak kembali naik beratnya.

Kunci utama dalam melakukan diet yang sehat, aman, dan nyaman agar Anda berhasil dalam menurunkan berat badan adalah dengan mengadopsi gaya hidup yang sehat yang cocok dengan kebutuhan sehari-hari Anda. Dengan begitu, Anda akan merasa lebih mudah untuk menjaga cara diet tersebut tanpa harus merasa terbebani sama sekali. Selain itu, Anda juga akan merasa lebih senang dalam menjalankan diet yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari tersebut. Namun, apabila Anda masih sedikit bingung dengan kebutuhan sehari-hari Anda harus mengkonsumsi berapa nutrisi dan protein yang tepat, berikut 25 cara diet yang sehat yang tidak hanya dapat membuat Anda mengurangi berat badan, tetapi juga dapat membantu Anda untuk hidup lebih sehat sehingga Anda dapat hidup lebih lama dan juga jauh dari penyakit di kemudian hari.

Banyak Konsumsi Serat

Serat dapat Anda temukan dengan mudah di seluruh makanan sehat seperti sayur, buah, kacang, dan juga gandum. Beberapa penelitian bahkan telah menunjukkan bahwa hanya dengan memakan berbagai macam variasi makanan yang kaya akan serat, Anda dapat mengurangi berat badan. Tidak hanya itu, berat badan yang hilang tersebut sudah dijamin tidak akan kembali lagi apabila diet Anda disertai dengan melakukan olahraga rutin. Meningkatkan asupan makanan kaya akan serat Anda sangatlah mudah. Semudah ketika Anda menambahkan kacang ke salad, memakan gandung setiap pagi, atau menjadikan kacang sebagai camilan utama yang kaya akan serat.

Jauhi Gula Tambahan

Ketika Anda membeli minuman di supermarket, Anda pasti lihat di kemasan bahwa minuman tersebut memiliki kadar gula yang sangat tinggi. Meskipun kadar gula tersebut membuat minuman menjadi manis, akan tetapi gula tambahan merupakan sebuah alasan utama dari naiknya berat badan dan juga masalah kesehatan lain seperti diabetes atau penyakit jantung. Tidak hanya itu, permen, minuman bersoda, dan juga kue memiliki banyak sekali kadar gula tambahan yang sangat rendah akan nutrisi. Padahal, tubuh Anda memerlukan nutrisi agar tetap sehat.

Maka dari itu, mengurangi dan juga menjauhkan diri dari mengkonsumsi makanan dan minuman dengan gula tambahan merupakan cara yang sangat tepat untuk dilakukan dalam diet yang sehat. Walaupun Anda melihat bahwa beberapa produk dalam kategori tersebut memiliki label bebas gula, akan tetapi mereka malah memiliki kadar gula tambahan yang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan makanan pada umumnya. Maka dari itu, ketika Anda sedang berbelanja makanan dan minuman manis, Anda harus membaca label nutrisi yang terdapat dalam bungkus produk tersebut. Dengan begitu, Anda dapat melakukan perbandingan dan memilih produk yang nutrisinya lebih tinggi dibandingkan dengan kadar gula yang terdapat dalam produk tersebut.

Konsumsi Lemak Sehat

Meskipun lemak adalah bagian utama dari tubuh yang akan dibuang dari tubuh ketika Anda sedang melakukan diet, akan tetapi ternyata lemak sehat sebenarnya dapat membantu Anda dalam mencapai berat badan yang diinginkan. Bahkan menurut beberapa penelitian yang telah dibuktikan, jika Anda mengikuti diet yang tinggi akan lemak seperti dengan mengkonsumsi minyak zaitun, alpukat, dan kacang, Anda dapat menurunkan berat badan secara maksimal. Tidak hanya itu, dengan memakan makanan yang kaya akan lemak sehat, Anda dapat merasa kenyang lebih lama. Tidak hanya itu, keinginan untuk memakan camilan juga akan berkurang.

Olahraga Ringan Dapat Membantu

Ketika Anda memikirkan tentang diet, Anda pasti sudah terbayang kalau Anda harus melakukan olahraga berat secara rutin. Dengan begitu, Anda sudah merasa lelah terlebih dahulu bahkan sebelum Anda melakukannya. Tidak hanya itu, apabila Anda bertanya kepada orang lain mengenai diet, mereka juga pasti akan mengusulkan untuk melakukan olahraga berat agar Anda dapat mengurangi berat badan dengan cepat.

Padahal, melakukan aktivitas selain yang terdapat dalam kategori olahraga berat juga dapat sangat membantu. Salah satunya adalah berjalan. Meskipun terdengar seperti bercanda, tetapi berjalan merupakan sebuah cara yang fantastis dan juga sangat mudah untuk dilakukan apabila Anda ingin membakar kalori. Faktanya, hanya dengan berjalan selama 30 menit setiap harinya, Anda sudah dapat menurunkan berat badan. Tidak hanya itu, berjalan juga dapat menjadi kegiatan yang sangat menyenangkan jika dilakukan di luar rumah sembari melihat-lihat.